Sejarah Berdirinya RSUD dr. Soewandhie

RSUD dr. Mohamad Soewandhie sebagai rumah sakit milik Pemerintah Kota Surabaya telah melewati banyak perkembangan, sehingga saat ini mampu menjadi rumah sakit pilihan masyarakat Kota Surabaya, terutama untuk mendukung Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN).Adapun tahapan perkembangan RSUD dr. Mohamad Soewandhie adalah sebagai berikut:

Tahun 1964

Awal berdiri sebagai pelayanan kesehatan di Kecamatan Tambaksari yang dikenal dengan nama Poli Penyakit Kelamin Tambakrejo,  yang dipimpin oleh dr. Margono dengan jumlah karyawan 15 orang.

Tahun 1966

Bentuk pelayanan kesehatan berganti menjadi  Puskesmas Kecamatan Tambaksari dengan Kepala Puskesmas dr. Lolong.

Tahun 1972

Puskesmas Tambakrejo diserahterimakan dari dr. Lolong ke dr. Suyono.

Tahun 1974

Kepala Puskesmas Tambakrejo diserahterimakan dari dr. Suyono ke dr. Hadi Budi Prabawa dengan jumlah karyawan 60 orang, dengan 3 Puskesmas Pembantu yaitu Puskesmas Pembantu Gembong, Puskesmas Pembantu Simokerto, dan Puskesmas Pembantu BP/KIA Dalam.

Tahun 1978

Puskesmas Tambakrejo dipimpin oleh dr. Wibowo Budiono.

Tahun 1997

Status Puskesmas Tambakrejo ditingkatkan menjadi Puskesmas Rujukan Tambakrejo yang ditetapkan melalui Surat Walikota Kepala Daerah Tingkat II Surabaya Nomor : 61 Tahun 1997, Uji coba Puskesmas Rujukan Tambakrejo Kecamatan Simokerto sebagai Unit Swadana Daerah dimana pengelolaan keuangan ditetapkan melalui SK Walikotamadya Nomor : 04 Tahun 1998 Tentang Cara Pengelolaan Keuangan sebagai Unit Swadana Daerah Puskesmas Rujukan Tambakrejo. Pada tanggal 14 November 1997 melalui Surat Permohonan Walikotamadya Kepala Daerah Tingkat II Surabaya Nomor : 645.3/3590/4025.02/1997 diajukan Ijin Pendirian Puskesmas Tambakrejo menjadi Rumah Sakit Umum Daerah Tambakrejo.

Tahun 1998

Berdasarkan Surat Keputusan Kepala Dinas Kesehatan Daerah Propinsi Daerah Tingkat I Jawa Timur nomor : 188.4/4094/115.4/1998 tanggal 12 Mei 1998 tentang Ijin Pendirian ditetapkan Rumah Sakit Umum Daerah Tambakrejo Kotamadya Surabayayang dipimpin oleh dr. Muhlas Udin dengan jumlah karyawan 90 orang dan ditindaklanjuti dengan Surat Keputusan Walikota Kepala Daerah Tingkat II Surabaya Nomor 94 Tahun 1998 tanggal 23 November 1998 tentang Pembentukan Organisasi dan Tata Kerja Rumah Sakit Umum Daerah Tambakrejo Kotamadya Surabaya.

Tahun 1999

Berdasarkan Surat Menteri Dalam Negeri Nomor : 061/3022/SJ tanggal 13 Desember 1999  Rumah Sakit Tambakrejo menjadi Rumah Sakit type C. Pada tahun 2000 berdasarkan Surat Walikotamadya Dati II Surabaya Nomor : 821.2/213/402.03.01/2000 telah diserahterimakan dari dr. Muhlas Udin ke dr. Stefanus Lawujan, MPH.

Tahun 2002

Tanggal 8 April 2002 berdasarkan Perda No. 2 Tahun 2002 status RSUD Tambakrejo menjadi Badan Pengelola Rumah Sakit Daerah dr. Mohamad Soewandhie.

Tahun 2005

Badan Pengelola Rumah Sakit Daerah Dr.Mohamad Soewandhie berubah menjadi RSUD dr. Mohamad Soewandhie dengan klasifikasi RS Kelas C (+) dan berkedudukan sebagai lembaga teknis Pemerintah Kota Surabaya sesuai dengan Perda No.15 Tahun 2005.

Tahun 2009

Berdasarkan SK Menteri Kesehatan RI Nomor : 371/MENKES/SK/V/2009 tanggl 13 Mei 2009RSUD dr.Mohamad Soewandhie Surabaya yang sebelumnya adalah Rumah Sakit Umum Daerah dengan klasifikasi kelas C berubah menjadi Rumah Sakit Umum kelas B. Selain itu juga memperoleh status Badan Layanan Umum pada tanggal 23 Juli 2009 melalui SK Walikota No. 188.45/251/436.1.2/2009 tentang Penerapan Pola Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum Daerah Pada Rumah Sakit Umum Daerah dr. Mohamad Soewandhie Kota Surabaya.

Tahun 2010

Pelaksanaan Administrasi Badan Layanan Umum Daerah, Pergantian Direktur dari Dokter Lilian Anggreni ke Dokter Didik Rijadi.

Tahun 2011

Pergantian Direktur dari Dokter Didik Rijadi ke Dokter Esty Martiana Rachmi.

Tahun 2012

Pergantian Direktur dari  Dokter Esty Martiana Rachmi Ke Dokter Febria Rachmanita. RSUD  dr Mohamad Sowandhie mendapatkan  Akreditasi 5 Pelayanan dari Komite Akriditasi Rumah Sakit Departemen Kesehatan Republik Indonesia.

Tahun 2015

RSUD Dr. Soewandhie mendapatkan Sertifikasi sebagai Rumah Sakit Pendidikan.

RS Pendidikan (Teaching Hospital) adalah Rumah Sakit yang berhubungan erat dengan Pendidikan Kedokteran dan berfungsi dalam pendidikan praktik untuk mahasiswa kedokteran, Internship dan residen atau peserta pendidikan spesialis